SENATOR MERVIN SADIPUN KOMBER KECEWA TERHADAP PENCABUTAN STATUS KLB DI ASMAT

Mervin Sadipun Komber; Ketua BK DPD RI, agt MPR-DPD RI dari Papua Barat

Inisiator kampanye anti korupsi di Tanah Papua Mervin Sadipun Komber mengungkapkan rasa kecewa terhadap Bupati Asmat yang mencabut status Kejadian Luar Biasa (KLB) campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat.
“Kami minta bupati Asmat menjelaskan kepada publik bagaimana penanganan korban campak dan gizi buruk pada saat sebelum status KLB dicabut maupun kondisi setelah pencabutan status KLB,” kata Mervin Sadipun Komber. Dalam pandangan Mervin Sadipun Komber langkah Bupati Asmat yang mencabut status KLB sebagai langkah yang terburu-buru dan terkesan tidak berpihak pada kondisi masyarakat Asmat saat ini.
Mervin Sadipun Komber menggagas Kampanye anti korupsi di Tanah Papua itu ditujukan untuk siswa atau pelajar. Caranya dengan mengkampanyekan Kantin Kejujuran. Selain mengkampanyekan anti korupsi, ia juga menulis buku Senator dari Tanah Papua dan menulis kajian “Membangun Tanah Papua dengan Adat”.
Mervin Sadipun Komber saat ini adalah anggota MPR-DPD RI dari Propinsi Papua Barat. Aktifis yang dikenal sebagai Sang Cenderawasih, mendapat amanah sebagai Ketua Badan Kehormatan (BK) DPD RI. Senator Mervin Sadipun Komber juga secara khusus meminta pihak gereja dan media untuk menyampaikan kondisi Asmat saat ini. Selaku wakil rakyat dari tanah Papua, Senator Mervin Sadipun Komber mengaku menyesal dan kecewa terhadap kebijakan bupati karena kebijakan mencabut status KLB itu justru menghambat bantuan kemanusiaan.
Senator Mervin Sadipun Komber yang merupakan mantan Sekjen Pengurus Pusat PMKRI sangat menyesali kebijakan tersebut: “Kami sangat menyesal, pada saat bantuan sementara mengalir ke Asmat, tiba-tiba bupati mencabut status KLB tanpa parameter yang jelas”.
Sebelumnya, Senator Mervin Sadipun Komber sudah meminta kepada Presiden RI untuk memerintahkan jajarannya agar terjun ke lapangan dan mempertanyakan penyaluran Kartu Indonesia Sehat (KIS) di wilayah Papua.
Di akhir pembicaraannya, Senator Mervin Sadipun Komber meminta Menteri Sosial yang baru: Idrus Marham; agar segera bertindak bersama kementerian lainnya untuk mengatasi persoalan sosial dan kesehatan di Asmat, Papua.