Lampung, 25 November 2025, kabarsenayan.com.– Dr. Ir. H. A. Junaidi Auly, M.M. atau yang akrab disapa bang Jun melaksanakan sosialisasi 4 Pilar MPR RI. Ia menegaskan pentingnya sosialisasi empat Pilar MPR RI sebagai pondasi utama untuk mewujudkan Generasi Emas 2045. Dalam berbagai kegiatan sosialisasi yang digelar di berbagai daerah, beliau menekankan bahwa pemahaman dan penerapan empat Pilar tersebut menjadi kunci pembentukan karakter, wawasan kebangsaan, serta peningkatan literasi berbangsa. Data survei nasional menunjukkan bahwa tingkat literasi kebangsaan pada pelajar menengah pertama mencapai 64,3% pada tahun lalu, meningkat 2,1 poin persentase dibandingkan tahun sebelumnya, namun masih ada potensi peningkatan melalui program sosialisasi yang terstruktur.
“Sosialisasi 4 Pilar bukan hanya menjaga ulang ingatan sejarah, tetapi menyiapkan generasi muda untuk berpikir kritis, bertanggung jawab, serta mampu berkolaborasi membangun kebijakan publik yang inklusif,” ujar Junaidi Auly.
Anggota legislatif Fraksi PKS ini menambahkan Generasi Emas 2045 merujuk pada era di mana Indonesia diprediksi mencapai kemajuan nyata di berbagai sektor. Fokus program ini adalah membangun pondasi hukum, budaya, dan nasionalisme yang kokoh sejak usia dini, agar generasi mendatang mampu bersaing secara global tanpa kehilangan identitas nasional.
“Sosialisasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan pondasi untuk membentuk Generasi Emas 2045 yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat,” ujar Junaidi Auly.
Junaidi menyampaikan target peningkatan literasi kebangsaan di kalangan pelajar: dari 64,3% menjadi 72,5% dalam tiga tahun. Proyeksi partisipasi pemuda dalam proses pengambilan keputusan publik: meningkat dari 28% menjadi 42% dalam lima tahun. Indeks literasi konstitusional nasional: dari skor 58 menjadi 74 (skor 100: tinggi), berdasarkan evaluasi independen 2023–2024.
“Peningkatan literasi kebangsaan sebesar 2,8% selama dua tahun terakhir menunjukkan bahwa langkah-langkah edukasi berbasis komunitas efektif, tetapi perlu skema yang berkelanjutan dan akses yang lebih luas ke daerah terpencil,” tambahnya.
Junaidi Auly berharap 4 Pilar MPR RI ini terus dapat meningkatkan literasi kebangsaan di kalangan pelajar dan mahasiswa, mendorong partisipasi pemuda dalam proses pengambilan keputusan publik, memperkuat pemahaman tentang konstitusi dan sistem ketatanegaraan Indonesia, serta membangun budaya dialog anta rpemangku kepentingan untuk menjaga stabilitas sosial dan politik.