A. Junaidi Auly: Tingkatkan Literasi Sejarah Anak Bangsa dengan 4 Pilar Kebangsaan

Lampung, kabarsenayan.com. — Anggota MPR RI Fraksi PKS A. Junaidi Auly mendorong peningkatan literasi sejarah bagi generasi muda Indonesia melalui Sosialisasi empat pilar kebangsaan yang di gelar di Desa Pasir Sakti, Kecamatan Pasir Sakti, Lampung Timur. Inisiatif ini bertujuan membangun identitas nasional, memahami jejak sejarah Indonesia, serta meningkatkan partisipasi publik dalam menjaga dan mewariskan warisan budaya dan sejarah negara. Empat pilar yang diusung mencakup Nasionalisme yang inklusif, Edukasi Sejarah Komprehensif, Aksi Kontekstual di Komunitas, serta Teknologi Informasi untuk Akses Sejarah yang Mudah di Era Digital.

“Literasi sejarah adalah fondasi identitas nasional yang inklusif. Kita tidak hanya belajar tentang masa lalu, tetapi juga bagaimana kita membangun masa depan bersama”, kata Junaidi.

Di tengah dinamika sosial budaya yang cepat berubah, penting bagi anak bangsa untuk memiliki literasi sejarah yang kuat agar memahami konteks masa kini dan masa depan. Junaidi Auly menekankan bahwa literasi sejarah bukan sekadar pengetahuan masa lalu, melainkan alat untuk membentuk warga negara yang kritis, beretika, dan terlibat aktif dalam pembangunan bangsa. Kebijakan pendidikan, program komunitas, dan penggunaan media digital menjadi kunci dalam mewujudkan tujuan tersebut.

“Kita perlu memastikan sejarah tidak hanya diwariskan sebagai memorabilia, tetapi sebagai alat berpikir kritis yang mengarahkan tindakan nyata di komunitas kita”, ungkapnya.

Putra kelahiran Lampung ini menambahkan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman sejarah nasional secara kritis dan kontekstual, menguatkan rasa kebangsaan yang inklusif dan toleran terhadap perbedaan serta mendorong partisipasi aktif anak-anak muda dalam kegiatan pelestarian sejarah.

“Literasi sejarah adalah fondasi identitas nasional yang kuat. Empat Pilar Kebangsaan memberikan arah baru bagi pendidikan historis anak bangsa.”tutup Junaidi.