Nabire, kabarsenayan.com. Anggota MPR RI dari Papua tengah Eka Kristina Yeimo, S.Pd., M.Si., mengadakan kegiatan sosialisasi di Kampung Waharia bawah, Kabupaten Nabire, daerah pemilihan Papua Tengah. Kegiatan Sosialisasi 4 PILAR merupakan tugas yang sangat penting dalam rangka internalisasi ideologi dan dasar negara Pancasila, memperkokoh NKRI dalam persatuan dan kesatuan bangsa dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika. Dengan demikian, sesuai amanat undang-undang, maka salah satu tanggung jawab konstitusional lembaga MPR adalah menjadikan empat pilar MPR itu terinternalisasi dan menjadi sistem nilai yang terimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pada pelaksanaan sosialisasi 4 pilar kebangsaan ini, Eka Kristina Yeimo menyampaikan peranan perempuan dalam pembangunan untuk mengoptimalkan sosialisasi dan penerapan 4 pilar kebangsaan dalam masyarakat. Sebagai mana diketahui perempuan berkontribusi dalam berbagai sektor, seperti pertanian, industri, dan jasa, serta memiliki peran krusial dalam keluarga dan masyarakat. Peningkatan peran perempuan dalam pembangunan juga berkontribusi pada pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.
Untuk itu, diperlukan upaya peningkatan peran perempuan melalui pendidikan dan pelatihan dimana pemerintah dan sektor swasta perlu menyediakan pendidikan dan pelatihan yang berkualitas untuk perempuan, serta memastikan akses mereka terhadap pendidikan formal dan non-formal. Selain itu, pemerintah dan lembaga keuangan perlu memberikan akses yang lebih mudah bagi perempuan untuk mendapatkan modal usaha dan kepemilikan aset produktif, mendukung kesetaraan gender, seperti kebijakan pengupahan yang adil, fasilitas penitipan anak di tempat kerja, dan perlindungan hukum terhadap hak-hak perempuan.
Perempuan memiliki peran vital dalam sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, yaitu bertindak sebagai ujung tombak penanaman nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika kepada keluarga dan masyarakat luas. Dengan mendidik generasi muda dan lingkungan terdekat mereka, perempuan berkontribusi dalam memperkuat ideologi bangsa, menjaga persatuan, serta mewujudkan Indonesia yang maju dan sejahtera. Berbagai tokoh dan organisasi perempuan juga aktif terlibat dalam kegiatan sosialisasi ini untuk meningkatkan kualitas dan peran perempuan dalam pembangunan bangsa. Peran Perempuan dalam Sosialisasi 4 Pilar adalah Sebagai “Ujung Tombak” Pendidikan Nilai Kebangsaan. Perempuan sebagai ibu memiliki peran utama dalam menanamkan nilai-nilai 4 Pilar Kebangsaan kepada anak-anak mereka sejak dini, yang akan membentuk karakter generasi penerus bangsa.

Perempuan juga dapat menyebarluaskan Pemahaman Ideologi Bangsa melalui lingkungan keluarga, komunitas, dan organisasi, perempuan berperan aktif menyebarkan dan memperkuat pemahaman tentang Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Juga dilakukan untuk meningkatkan peran dan kualitas perempuan di sektor publik, dengan menargetkan peningkatan keterlibatan perempuan dalam parlemen, profesi, dan aspek ekonomi lainnya yang sejalan dengan semangat 4 Pilar.
Sosialisasi 4 Pilar MPR di Daerah Pemilihan Papua Tengah yang berlangsung tanggal 31 Juli 2025 berlangsung kondusif. Diharapkan agar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI khususnya di Daerah Pemilihan Papua Tengah dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat khususnya mahasiswa (generasi muda) terhadap nilai-nilai kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yaitu Pancasila, Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika.