Jakarta, kabarsenayan.com. — YouTube poltracking Indonesia menyiarkan hasil survei tentang evaluasi kinerja pemerintahan Prabowo – Gibran. Acara yang dipandu oleh Aditya Pradana (peneliti utama, moderator) menghadirkan Masduri Amrawi, Yoki Alvetro, dan Achmad. Acara ini disiarkan langsung dari studio poltracking tv pada hari Senin, tanggal 13 April 2026.
Poltracking Indonesia menyelenggarakan survei nasional pada awal Maret 2026, dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling. Pengambilan data lapangan dilakukan pada tanggal 2 – 8 Maret 2026. Sampel pada survei ini adalah 1220 responden dengan margin of error +/-2.9% pada tingkat kepercayaan 95%. Klaster survei menjangkau 38 provinsi di seluruh Indonesia secara proporsional berdasarkan data jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) 2024, sedangkan stratifikasi survei ini adalah proporsi jenis kelamin pemilih. Pengumpulan data dilakukan oleh pewawancara terlatih melalui wawancara tatap muka dengan menggunakan teknologi aplikasi terhadap responden yang telah terpilih secara acak. Setiap pewawancara mewawancarai 10 responden untuk setiap satu desa/kelurahan terpilih.
Maksud dan tujuan dari survei ini secara umum untuk mengukur kinerja Pemerintah dan Program Prioritas Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka di tengah kondisi geopolitik saat ini, serta berbagai kebijakan yang sudah diambil.
Temuan pokok dan analisis hasil survei ini dapat dijelaskan sebagaimana berikut:
Pertama. Tingkat kepercayaan publik terhadap Pemerintahan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka (75.1%). Sementara tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Prabowo Subianto sebagai presiden yakni (74.9%). Sedangkan Tingkat kepuasan terhadap Pemerintahan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka menjelang satu setengah tahun pemerintahan yakni (74.1%).
Di tengah ketegangan geopolitik dunia saat ini, kepuasan terhadap Pemerintahan Prabowo – Gibran masih cenderung tinggi. Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Pemerintahan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka cenderung kepada program-program yang sudah dijalankan. Di antara (74.1%) publik yang mengatakan puas, (23.0%) mengatakan
karena program Makan Bergizi Gratis (MBG), kemudian karena bantuan pemerintah yang tepat sasaran (13.8%), dan kepemimpinan tegas dan berwibawa (10.2%).
Secara kuantitatif, hal lain yang dapat menjelaskan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Pemerintahan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka dari keberhasilan dalam menangani masalah-masalah yang ada. Sebanyak (77.8%) publik menilai Pemerintahan Prabowo – Gibran berhasil dalam menjaga kerukunan antar umat beragama, kemudian (69.9%) berhasil menjaga keamanan, serta (69.4%) berhasil dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Kedua. Persebaran publik yang merasa puas terhadap Pemerintahan Prabowo – Gibran berdasarkan kelompok wilayah, publik di wilayah Sumatera, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah – DIY, DK Jakarta Banten, Kalimantan, Bali Nusa, dan Maluku Papua cenderung puas terhadap Pemerintahan Prabowo – Gibran. Sementara publik di wilayah Sulawesi cenderung berimbang antara yang puas dan tidak puas terhadap Pemerintahan Prabowo – Gibran.
Sebaran lainnya berdasarkan pendidikan, yang tidak lulus dan lulusan SD, tamatan SMP, SMA dan Diploma – Sarjana cenderung puas dengan Pemerintahan Prabowo – Gibran. Begitu pun berdasarkan kelompok usia, semua kelompok usia mulai dari Generasi Z, Milenial, Generasi X, Baby Boomers, dan Silent Gen juga cenderung puas terhadap Pemerintahan Prabowo – Gibran.
Ketiga. Berbagai program yang sudah dijalankan oleh Pemerintahan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka mendapat afirmasi positif dari publik, salah satunya yakni program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai (36.5%) publik sebagai program paling dirasakan manfaatnya, kemudian Bantuan Subsidi Upah (11.0%) dan layanan kesehatan gratis (9.6%). Program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat perhatian besar dari publik, sebanyak (88.0%) publik mengetahui program Makan Bergizi Gratis [MBG]. Penilaian terhadap program MBG, sebanyak (55.0%) publik mengatakan puas dengan program tersebut, namun masih ada sebanyak (35.8%) publik mengatakan tidak puas.
Program MBG populer dan menjadi salah satu program yang mendongkrak tingkat kepuasan terhadap Pemerintahan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka. Namun catatan penting bagi pemerintah yang menjadi perhatian khusus, yakni keputusan untuk bergabung dengan Board Of Peace (BOP), (40.7%) publik mengatakan tidak setuju dengan keputusan tersebut.
Keempat. Pada evaluasi lembaga negara dan institusi demokrasi, (77.6%) publik mengatakan puas terhadap kinerja Tentara Nasional Indonesia (TNI), diikuti Presiden & Wakil Presiden (Lembaga Kepresidenan) (64.1%), dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) (62.9%).
Kelima. Peta elektoral terbaru dari nama-nama potensial yang akan berkontestasi pada 2029 nanti, pada pengukuran pertanyaan terbuka (top of mind) calon presiden, Prabowo Subianto (32.9%) paling terekam dalam ingatan publik, diikuti oleh Dedi Mulyadi (13.5%) dan Anies Baswedan (9.2%). Sedangkan pada pertanyaan terbuka (top of mind) calon wakil presiden, Gibran Rakabuming
Raka (26.8%) paling terekam dalam ingatan publik, diikuti oleh Dedi Mulyadi (8.9%) dan Mahfud MD (4.3%).
Pada pengukuran elektabilitas partai politik, simulasi surat suara 18 partai politik, Partai Gerindra memperoleh elektabilitas (26.1%), diikuti PDI Perjuangan (15.4%), dan Partai Golkar (9.0%).
Temuan ini merupakan potret terbaru dari survei yang dilakukan pada awal Maret 2026. Berbagai kemungkinan tentang persepsi publik masih berpotensi terjadi, bergantung pada isu dan konstelasi yang akan terus bergulir.