Jailolo, Maluku Utara, kabarsenayan.com. — Anggota MPR RI dari daerah pemilihan Maluku Utara Ir. Namto Roba, SH., mengadakan kegiatan sosialisasi MPR RI di STPK Banau Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara. Kegiatan yang berlangsung dari siang hingga sore harinya, pada tanggal 19 Juni 2026, diadakan bekerjasama dengan Pemuda – Pemudi Kec. Jailolo Halbar, dengan dihadiri 150 orang peserta.
Kegiatan ini bertujuan untuk: Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika dan Ketetapan MPR; Membangun semangat nasionalisme dalam diri segenap generasi bangsa; Membangun dan membina persahabatan antarkomponen bangsa yang dapat memperkukuh persatuan bangsa; Memahami pentingnya kebhinekaan dalam program budaya dan hidup berbangsa di masyarakat; dan Menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya seluruh penyelenggara pemerintah dan masyarakat memahami serta menerapkan nilai- nilai luhur bangsa dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam acara yang berlangsung kondusif itu, Ir. Namto Roba menjawab pertanyaan dari peserta, yaitu: Tia Madi menanyakan tentang fungsi Pancasila sebagai pilar pertama? Hal ini dijawab, bahwa: Pancasila memiliki fungsi sebagai dasar negara, menjadi yuridis resmi dalam mengatur seluruh penyelenggaraan aparatur negara dan system hukum positif ideologi nasional, berperan sebagai system nilai cita-cita Bersama dan arah kebijakan yang diadopsi oleh negara untuk mencapai tujuan nasional serta pandangan hidup bangsa Indonesia, menjadi kristalisasi nilai-nilai luhur yang dijadikan pedoman perilaku sehari-hari masyarakat dalam berinteraksi.

Penanya kedua adalah Tarwan: Bagaimana cara membumikan Pancasila pada generasi muda saat ini? Menurut Ir. Namto Roba SH.: Mengemas nilai Pancasila lewat media sosial dan digital. Mulai dari pengertian sehingga para penerus tidak kesulitan dalam memahami.
Keteladanan: kami selalu pemimpin bisa memberikan contoh nyata yang nantikan akan ditiru oleh pemuda dan masyarakat yang melihat. Tentunya diperkenalkan ke masyarakat mulai dari sekolah dasar sehingga ditanamnya nilai-nilai kebangsaan dari generasi yang muda.
Saudara Daya mengajukan pertanyaan: Mengapa 4 pilar kebangsaan itu penting dan bagaimana menerapkan 4 pilar tersebut untuk generasi yang akan datang?
Jawaban dari narasumber adalah: Tentunya 4 Pilar sangatlah penting bagi kita dalam bernegara dan berkewarganegaraan. Agar seluruh rakyat Indonesia dapat merasa aman, nyaman, tentram, sejahtera dan juga terhindar dari segala ganguan atau bencana yang dapat menimpa. Penerapannya ya cinta Indonesia, mematuhi peraturan yang ada di negara dan juga membantu negara untuk mengangkat nama baik negara Indonesia.
Adapun peserta atas nama Susanti, menanyakan tujuan tujuan utama dari pemahaman 4 Pilar Kebangsaan ini?, yaitu: Memperkuat kesadaran berbangsa, merawat keragaman serta menjaga persatuan dan kesatuan nasional.
Dengan terlaksananya kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yaitu Pancasila, Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika. Untuk itu hendak kegiatan ini diperbanyak dengan Melibatkan pemuda Kampung. Dengan melakukan kolaborasi yang lebih jauh dengan masyarakat kampung untuk mencegah lahirnya pemahaman dan gerakan sosial yang bertentangan dengan semangat empat Pilar. Hal ini dilakukan dengan mendorong pembentukan kampung dan warga sadar empat pilar sebagai keberlanjutan membangun masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai luhur bangsa dan berlandaskan Falsafah Pancasila, Bhineka Tunggal Ika dan UUD 1945.