Jakarta, kabarsenayan.com. — PT Mitra Integrasi Informatika (MII), entitas anak PT Metrodata Electronics Tbk (Metrodata), memperkuat kolaborasi dengan Cloudera untuk menawarkan Cloudera Anywhere Cloud kepada perusahaan di Indonesia. Kolaborasi tersebut menggabungkan platform hybrid data dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) Cloudera dengan kapabilitas MII dalam memberikan layanan teknologi, mulai dari perencanaan dan desain, implementasi, hingga pengelolaan operasional.
Langkah ini hadir di tengah meningkatnya pemanfaatan AI dalam proses bisnis yang membuat perusahaan menghadapi tantangan pengelolaan data dan infrastruktur yang semakin kompleks. Data dan workload perusahaan kini dapat tersebar di berbagai lingkungan, mulai dari public cloud, private data center, hingga sovereign infrastructure. Dalam kondisi tersebut, memindahkan seluruh data ke satu lingkungan tidak selalu menjadi pilihan yang sesuai, terutama ketika perusahaan harus mempertimbangkan perlindungan dan kedaulatan data, kepatuhan terhadap regulasi, serta investasi teknologi yang telah dimiliki.
Cloudera Anywhere Cloud memungkinkan perusahaan menjalankan data dan AI di lingkungan tempat data tersebut berada, tanpa harus memindahkan atau menyalin seluruh data ke satu lokasi. Perusahaan dapat menentukan penempatan workload berdasarkan kebutuhan bisnis, regulasi, keamanan, maupun pertimbangan ekonomi. Melalui arsitektur modular dan satu control plane, perusahaan tetap dapat menerapkan tata kelola dan kontrol data secara konsisten di berbagai lingkungan teknologi.
Presiden Direktur PT Mitra Integrasi Informatika, Alexander Kuntoro, mengatakan perusahaan di Indonesia memiliki lingkungan data dan infrastruktur yang semakin beragam.
“Kami melihat perusahaan memiliki lingkungan data dan infrastruktur yang semakin beragam, baik karena kebutuhan regulasi maupun investasi teknologi yang telah dibangun sebelumnya. Memindahkan seluruh data ke satu environment tidak selalu menjadi pilihan yang paling sesuai ketika perusahaan ingin memperluas implementasi AI,” ujar Alexander.
Menurut dia, Cloudera Anywhere Cloud memberikan fleksibilitas bagi perusahaan untuk menjalankan AI di tempat data berada. Bagi Metrodata, kemampuan tersebut sekaligus memperluas dukungan kepada pelanggan dalam menentukan pendekatan data dan AI yang sesuai dengan kebutuhan bisnis dan lingkungan teknologi masing-masing. Dalam kerja sama ini, MII menyediakan layanan secara menyeluruh. Tahap discovery & design mencakup pemahaman KPI bisnis, analisis kesiapan data, AI envisioning, hingga perancangan arsitektur. Selanjutnya, MII memberikan layanan implementasi yang meliputi konfigurasi platform, data foundation, serta analytics & AI engineering. Dukungan berlanjut pada fase day-2 operation services, termasuk pemantauan berkelanjutan, optimalisasi kinerja, dan pengelolaan operasional.
Regional Vice President Cloudera Indonesia, Sherlie Karnidta, mengatakan kolaborasi dengan Metrodata memperluas akses perusahaan di Indonesia terhadap platform hybrid data dan AI Cloudera. Menurut Sherlie, kerja sama tersebut memungkinkan organisasi memanfaatkan kelincahan cloud-native sekaligus mengoperasikan teknologi secara langsung pada aset data proprietary mereka, di mana pun data berada. Pendekatan tersebut juga ditujukan untuk membantu perusahaan mempercepat implementasi agentic AI di lingkungan produksi, dengan tetap memperhatikan kedaulatan digital, tata kelola zero-trust, serta kendali terhadap data sensitif.
Cloudera Anywhere Cloud dirancang untuk membangun, menerapkan, dan meningkatkan skala aplikasi data dan AI kelas produksi di lingkungan multi-cloud maupun on-premise. Platform ini memadukan fleksibilitas cloud-native dengan kontrol tingkat enterprise dan memungkinkan pengelolaan layanan data serta AI melalui satu control plane. Platform tersebut juga mendukung interoperabilitas berbagai analytics engine, sehingga perusahaan dapat menghubungkan beragam teknologi tanpa ketergantungan pada satu vendor (vendor lock-in) maupun kebutuhan integrasi khusus.
Bagi perusahaan yang memiliki data dan aplikasi tersebar di berbagai sistem, pendekatan ini memungkinkan pengembangan implementasi AI baru dengan tetap mempertahankan keamanan dan tata kelola yang telah berjalan. Kolaborasi MII dan Cloudera pada akhirnya memberikan tambahan pilihan bagi perusahaan di Indonesia untuk menjalankan strategi data dan AI, baik pada public cloud, private data center, sovereign infrastructure, maupun infrastruktur yang dikelola sendiri sesuai kebutuhan bisnis dan regulasi.