Jakarta, kabarsenayan.com. — Anggota MPR RI Dr. Ir. H. A. Junaidi Auly, M.M. menggelar sosialisasi Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara yang ditujukan khusus bagi Generasi Emas Indonesia, yaitu orang tua yang masih aktif berkontribusi bagi keluarga dan komunitas. Kegiatan yang berlangsung pada 15 Maret 2026 di Kabupaten Tulang Bawang Barat, menghadirkan pembicara dari akademisi, tokoh masyarakat senior, serta praktisi literasi konstitusi dan budaya.
Junaidi dalam sambutannya menekankan bahwa empat pilar bukan hanya pondasi negara, tetapi sumber inspirasi bagi generasi berpengalaman untuk terus berpartisipasi dalam kehidupan berbangsa.
“pentingnya literasi hak dan kewajiban, serta peran aktif orang tua dalam mentoring nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda dan keluarga”, ujar Junaidi.
Fokus utama dalam sosialisasi ini yakni
Pancasila sebagai landasan moral, kemanusiaan, dan persatuan. UUD 1945 sebagai kerangka konstitusional yang melindungi hak-hak warga negara. NKRI sebagai wujud persatuan nasional. Bhinneka Tunggal Ika sebagai prinsip toleransi dan kerja sama antar berbagai kelompok usia, komunitas, dan budaya di Indonesia.
Alumni Doktoral IPDN ini menyoroti bagaimana generasi emas bisa menjadi agen nilai melalui kegiatan sosial, bimbingan keluarga, serta dukungan terhadap program literasi konstitusi di lingkungan setempat. Peserta diajak berdialog mengenai tantangan aktual bagi lansia dalam menjaga kohesi sosial, akses layanan publik, serta partisipasi demokratis yang inklusif.
Kegiatan sosialisasi ini mencakup pemutaran materi edukatif yang ramah lansia, sesi panel diskusi bersama tokoh senior, lokakarya interaktif tentang cara mengajarkan nilai pilar kepada cucu dan generasi muda, serta kegiatan dokumentasi untuk publikasi media.
” kami berharap literasi kebangsaan di kalangan Generasi Emas meningkat dan dukungan publik terhadap implementasi empat pilar dapat terukur melalui indikator evaluasi yang disusun”, tutup Junaidi.